Menilik RS Moewardi yang Memiliki Program PHBS

RS Moewardi merupakan rumah sakit yang berada di Jawa Tengah, Surakarta. Sebagai salah satu rumah sakit pemerintah tetapi juga sebagai rumah sakit untuk pendidikan dimana sebagai rumah sakit pendidikan untuk fakultas kedokteran Universitas Sebelas Maret dan nama rumah sakit berasal dari Dr. Moewardi seorang tokoh perjuangan Indonesia di masa kolonial. Salah satu program oleh Menteri Kesehatan adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS dilakukan sesuai dengan perilaku sehat atas kesadaran oleh anggota keluarga untuk menolong diri sendiri dalam bidang kesehatan dan berperan dalam kesehatan masyarakat PHBS. Lokasi PHBS di rumah tangga, tempat kerja, sekolah, tempat umum maupun rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan.

PHBS untuk fasilitas pelayanan kesehatan merupakan kebijakan dalam pembangunan kesehatan yang ditekankan pada upaya preventif dan promotif sehingga orang akan lebih produktif dan sehat. Pola hidup sehat adalah perwujudan paradigma sehat berkaitan dengan perilaku perorangan, kelompok, keluarga maupun masyarakat yang berorientasi pada peningkatan, pemeliharaan dan perlindungan terhadap kualitas kesehatan mental, fisik maupun spiritual dan sosial. Perilaku hidup sehat secara proaktif untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan secara teratur, menghilangkan kebudayaan yang mungkin menimbulkan penyakit, usaha dalam perlindungan diri dari ancaman penyakit dan memiliki partisipasi aktif untuk mendapatkan gerakan dalam masyarakat.

Berikut adalah indikator dalam PHBS diantaranya:

  • Menjalani persalinan yang dibantu oleh tenaga medis ahli dimana beberapa komplikasi persalinan dapat dicegah serta ditangani oleh fasilitas kesehatan dan menurut fakta 80% proses persalinan telah ditangani oleh tenaga medis profesional.
  • Memberikan ASI eksklusif selama 0 hingga 6 bulan karena ASI akan memberikan efek positif yang baik untuk kesehatan ibu dan bayi untuk waktu yang panjang, pemberian ASI membutuhkan pembelajaran dan dukungan dari keluarga serta lingkungan sekitar.
  • Menimbang bayi dan balita setiap bulan karena prevalensi anak stunting masih tinggi di Indonesia sebesar 29,6% dan sudah melebihi batasan dari WHO sebesar 20%.
  • Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih untuk mencegah terjadinya penularan berbagai penyakit melalui tangan dan terkontaminasi kuman, dengan mencuci tangan ketika bersentuhan maupun menggunakan toilet.
  • Menggunakan air bersih untuk keperluan mandi, minum dan mencuci serta lainnya dan air menjadi salah satu sumber untuk menyebarkan penyakit.

Sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan dari 2004 bahwa infeksi rumah sakit merupakan penyumbang tertinggi. PHBS di rumah sakit untuk upaya pemberdayaan pasien, petugas dan masyarakat dan mampu mempraktikkan PHBS serta berperan aktif. Kegiatan PHBS untuk pelayanan kesehatan seperti menggunakan air bersih, jaman sehat, membuang sampah, larang merokok, tidak meludah sembarang dan melakukan pemberantasan jentik.

Berikut adalah indikator PHBS secara lanjut:

  • Menggunakan jamban yang tidak mencemari lingkungan dan menjadi tempat untuk menularkan penyakit.
  • Memberantas sarang nyamuk seperti genangan air dan memastikan tidak adanya nyamuk aedes aegypti.
  • Mengonsumsi buah dan sayur yang dibutuhkan tubuh untuk sehat dan optimal, dimasukkan dalam menu makanan.
  • Melakukan aktifitas fisik setiap hari setidaknya 30 menit setiap hari dengan lari, bersepeda, berjalan kaki maupun berenang.
  • Tidak merokok karena dapat mengganggu kesehatan.

Manfaat PHBS oleh RS Moewardi adalah untuk pasien memberikan pelayanan kesehatan yang sehat dan aman. Untuk fasilitas pelayanan kesehatan, PHBS untuk mencegah terjadinya penularan penyakit untuk meningkatkan citra fasilitas pelayanan kesehatan, dengan memberikan pendidikan dan pelayanan terbaik. Program PHBS akan terwujud jika kemampuan dan keinginan diambil secara aktif oleh stake holder dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *